Kamis, 27 Agustus 2020

perahu kertas


 

aku dapat novel "perahu kertas". novel ini bagus sekali. ada karakter yang cocok denganku di sini: yaitu aku suka menulis fiksi dan aku kuliah jurusan manajemen. jadi aku perpaduan antara kugy dan keenan.

jalan menuju iman

 bab pertama pengajianku membahas: jalan menuju iman. pengajian ini cocok untuk orang-orang filsafat sebab orang-orang filsafat selalu berpikir menggunakan akal. mereka tidak mau menerima doktrin yang tidak masuk akal dan yang menurut mereka dipaksakan. cara pengajian ini juga jalan yang ditempuh para ilmuwan dan orang-orang non muslim dalam rangka menuju islam dan menjadi mualaf.

cara pengajian ini berbeda dengan pengajian standar aqidah yang selalu menekankan dan hanya mengajarkan rukun iman di mana muridnya dipaksa untuk beriman. kalau tidak beriman, disebut kafir, diancam masuk neraka kekal selama-lamanya di sana.

menguji dan memulai ulang

 ada yang mengatakan: jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak ketahui. sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati akan dimintai pertanggungjawaban.

ada yang mengatakan: jangan mudah percaya apa kata orang kau harus membuktikannya sendiri. jangan percaya opini, tapi gunakan fakta. jangan berpikir mengikuti orang lain, tapi gunakan pikiranmu sendiri.
jadi aku berpikir aku tidak boleh mudah percaya apa kata orang. aku harus membuktikan sendiri. aku jadi merasa harus mempelajari dan mengulangi segala hal di dunia ini dari awal lagi. sejak zaman manusia pertama, sejak alam semesta tercipta sampai sekarang. waktunya terbatas. aku harus mengulangi segala penemuan di dunia untuk membuktikan kebenarannya. benarkah begitu? berat sekali. dari mana mulainya? bagaimana caranya? waktunya terbatas.

meragukan, menghancurkan kemudian membangun ulang

 saat aku belajar filsafat, aku diajari untuk berpikir kritis dan skeptis. cara berpikir ini adalah untuk mencari kebenaran. langkah awalnya adalah meragukan segala pengetahuan yang kita terima selama ini. kita berpikir, apakah yang selama ini kita terima memang hal yang benar?

aku jadi meragukan segala hal. aku jadi tidak yakin. lalu aku menemukan beberapa keganjilan. aku berusaha meneliti dan memperbaikinya. keganjilan itu semakin banyak. segala hal jadi seperti tidak atau kurang tepat.
aku jadi ingin memperbaiki segalanya. setidaknya bagi diriku sendiri. aku jadi harus membangun ulang pandangan hidupku dan sistem pemikiranku dari dasar. aku harus membuat dasar pemikiran dan metode berpikirku. aku harus memastikan segalanya benar-benar benar, logis, rasional dan terbukti dengan didukung dengan dokumen yang valid.
aku jadi harus menghancurkan pandangan dan pemikiranku yang lama untuk membangun sistem pemikiran yang baru. tiba-tiba pandanganku tentang dunia jadi hancur.

antara filsafat dan islam

 waktu aku masih baru mengaji, aku sedang belajar filsafat. jadi pikiranku masih rancu antara dunia modern, dunia filsafat dan dunia islam.

belajar filsafat dulu

 Sebelum mengaji, aku belajar filsafat. Aku baca2 buku filsafat. Jadi aku punya pengetahuan dan cara berpikir yang berbeda dari orang2 pada umumnya.






peraturan hidup dalam islam



 

Aku ngaji pakai dengan sebuah kitab. judulnya "peraturan hidup dalam islam". Isinya berat. Ngajinya sangat lama. Ngaji seminggu sekali. Satu pertemuan satu paragraf. Awalnya arab dulu baru terjemah.

stress dalam islam

 Aku tuh ngaji di dalam kajian islam intensif. tapi bukannya bahagia yang kudapat, malah tertekan, menderita dan stress. Gak betah. Pingin keluar tapi diancam sama dosa dan neraka.

dilarang menggambar

 kata mereka aku tidak boleh menggambar. katanya dilarang menggambar makhluk yang bernyawa. kalau menggambarnya, nanti akan disuruh Allah menghidupkannya, padahal kita tentu tidak bisa menghidupkan. hanya Allah yang bisa menghidupkan. atau makhluk gambaran kita akan dihidupkan Allah dan akan menyiksa kita(?). aku jadi sedih. padahal aku suka menggambar sebagai sarana curhatku. aku ingin mengungkapkan dan mengekspresikan perasaanku melalui gambar, tapi gak boleh.

pemaksaan dalam agama



 Ustadz A dan S menyatakan pendapat mereka. aku tidak setuju dengan pendapat mereka. kata mereka aku harus menurut. aku tidak mau. mereka memaksakan pendapat mereka dengan beragam hujjah, dalil, agumentasi dan logika mereka. aku tidak mau. mereka terus memaksakan. aku tetap berkeyakinan bahwa tidak boleh memaksakan dalam beragama. ada dalilnya dalam Al-qur'an. Al-baqarah: 256.

mereka lalu bilang ayat itu benar. tapi maksudnya beda. kita tidak boleh memaksa orang masuk islam. tapi kita boleh memaksa orang islam supaya taat. kalau mau jadi orang islam, harus taat, kalau nggak mau, keluar aja dari islam. aku jadi frustasi. mau keluar saja tapi ancamannya neraka yang abadi dan hukumannya hukuman mati. mau islam tapi harus ikut pendapat mereka. aku jadi terjepit. hidup, pikiran dan hatiku jadi gelap.

saling menghormati dan menghargai


 

mereka menyuruhku untuk berdakwah. maaf aku tidak bisa. aku tidak mau menganggu orang lain. aku tidak mau menyakiti orang lain. aku harus menghormati orang lain. aku harus menghargai orang lain. dalam hidup dengan orang lain kita harus saling menghormati dan menghargai. tidak boleh saling mengganggu dan menyakiti. kita harus menerima perbedaan di antara orang-orang. tidak boleh saling memaksakan kehendak. memaksakan kehendak adalah kejahatan. itulah keyakinanku.

majalah politik bikin stress


 

mereka memberiku majalah, tabloid, selebaran dan sebagainya. aku baca media-media itu. hasilnya aku malah stress. isinya membahas keburukan-keburukan yang ada di negara ini, juga dunia islam. mereka menunjukkan sebabnya dan solusinya. tapi solusinya di luar kemampuanku. solusi itu terlalu berat bagiku. aku tidak bisa menanggungnya. terlalu berat. sorry.

disuruh berdakwah


 

mereka menyuruhku berdakwah. aku tidak mau karena aku bukan orang solih. aku bukan ulama. aku bukan ustadz. aku bukan mubaligh. aku tidak punya ilmu agama. kepribadianku belum solih. aku tidak punya banyak ilmu agama. aku hanya punya sedikit ilmu. aku tidak bisa menjawab membantu problematika umat. aku masih banyak dosa, suka bermaksiat, tidak suka/ rajin beribadah. aku hampir tidak pernah melakukan ibadah sunnah, membaca Al-qur'an, hafalan kitab, baca kitab banyak, mengamalkan adab dan lain-lain. pokoknya tidak mau. nanti kalau sudah jadi orang solih baru aku mau.

perbedaan antara majlis ta'lim dan majlis tatsqif


 

ustadz A menyuruh aku ikut aksi. katanya aku harus menurut. ini perintah. aku tidak mau. aku cuma mau mengaji, menuntut ilmu, bukan berdakwah. kemudian dijelaskan bahwa ada kajian majlis ta'lim dan ada kajian tasqif. kajian majlis ta'lim itu bebas dan tidak mengikat sedangkan kajian tasqif itu mengingat, bersistem membentuk jamaah, membentuk partai politik. kalau begitu aku tidak setuju. aku ingin ikut majlis ta'lim saja, bukan majilis tatsqif.

halaqah pertama

 aku mendatangi tempat yang dimaksud. ke sebuah rumah di dalam gang aspal. ternyata rumah Ustadz Ahmad. aku kemudian bertemu beberapa teman. namanya Syahid dan N. kami mengikuti kajian jumat pagi jam 6 di sini. seminggu sekali. dari sinilah badai dan pergolakan dalam hidupku dimulai. beban demi beban datang ke dalam batinku. aku menjadi stress dalam pikiran, batin dan hatiku. hidupku jadi suram. nggak ada cahaya lagi.

dipaksa ikut aksi

 aku disuruh ikut ikut aksi. aku nggak mau. aku malu. aku nggak mau kelihatan orang2. katanya kalau beramal harus sembunyi-sembunyi, nggak boleh diperlihatkan. kalau diperlihatkan nanti jadi riya'. tapi mereka memaksa.

pertemuan berikutnya


 

setahun kemudian aku bertemu ustadz jauhari dalam acara sholat idul fitri. setelah sholat dan khutbah selesai aku melihatnya. aku menyapanya. aku bilang aku ingin mengaji.

Ustadz Jauhari mengatur waktunya dan ustadznya. beliau kemudian menunjukkan tempatnya. hari jumat pagi di rumah ustadz Ahmad.

kajian mula

 aku mengikuti pembinaan dengan ustadz Jauhari. temanku adalah Taqwa dan sis. awalnya bertiga tapi lama-lama berdua lalu aku sendiri. sis memiliki kesibukan sendiri. taqwa kemudian mengikuti kajian yang lain sehingga berbeda pandangan denganku dan Ustadz jauhari. karena aku sendiri, akhirnya kajian dihentikan. berbeda dengan mujahid, hasyim dan yani. kajian mereka terus berjalan.

mengenal ustadz


 

BDM UM memperkenalkan kami dengan ustadz-ustadz mereka. mereka juga memperkenalkan kami dengan beberapa alumni mereka. tujuannya selain melanjutkan silaturrahmi yang telah dimulai, juga bisa dengan melanjutkan mentoring kami. mereka yang akan membina LDK kami. di antaranya Ustadz Jauhari dan Ustadz Ahmad.

sistem LDK UIB



 setelah dari LDK Inca, di LDK kampusku diusulkan dibuat kegiatan seperti LDK Inca. caranya membuat agenda pertemuan rutin kajian keislaman. minimal sekarang seminggu sekali dulu. pembicaranya dari anggota LDK. sudah ada senior di UKM ini, tapi yang junior juga boleh berbicara sebagai latihan dakwah dengan cara mengisi kultum. kami membuka program kultum.

itu masih dasar dan pemula dulu. nanti baru dikembangkan.

sistem BDM UM


 

LDK INCA memiliki sistem yang sangat bagus dan rapi. sistem pendidikan mereka seperti ini:

  1. mahasiswa tahun 1 baru menjadi rekrutmen. mereka belajar dan mengaji.
  2. mahasiswa tahun 2 menjadi senior. mereka mengajar dan aktif berorganisasi. mereka pun masih mengaji.
  3. mahasiswa tahun 3 menjadi pengurus organisasi. mulai dari ketua hingga seksi-seksinya. mereka juga masih mengaji
  4. mahasiswa tahun 4 sudah bisa pensiun dan menjadi penasehat. mereka fokus ke KKN, skripsi dsb. mereka pun masih mengaji.

dalam LDK INCA, setiap hari ada kegiatan. setiap hari ada kajian. juga ada aktivitas saling membantu dalam keislaman seperti silaturrahmi, amar ma'ruf nahi munkar, diskusi, dakwah dan aktivitas lain. hasilnya tsaqafah, syakhsiah dan nafsiyah mereka sudah tertempa dengan baik sehingga saat lulus kuliah mereka telah menjadi pribadi muslim yang salih, kaffah, pengemban dakwah dan pejuang yang siap memperjuangkan Islam.

silaturrahmi dengan LDK UM



 LDK kampusku mengadakan acara kunjungan silaturahmi ke LDK UM. dari kunjungan itu aku jadi mengenal orang-orang mereka, program-program mereka dan kegiatan mereka. kami saling bertukar informasi. kami saling berkenalan, berdiskusi dan lain-lain.

ikut LDK



Aku ikut LDK di kampusku. LDK adalah salah satu ekskul/ UKM di unisba. LDK singkatan dari lembaga dakwah kampus. Tujuanku ikut LDK adalah supaya aku mencari ilmu agama Islam supaya bisa menjadi orang solih. Semoga kelak aku akan mendapatkan istri yang solihah. 

mimpiku

 


aku punya mimpi. mimpiku adalah kuliah di UM tahun 2008 kemudian lulus tahun 2012 kemudian kerja dengan jabatan mentereng, penghasilan cukup besar untuk hidup, menabung dan menikah. saat mimpi itu menjadi kenyataan, aku akan bisa bertemu dan berkumpul lagi dengan teman-teman SMA-ku. kami bisa reuni bersama, berusaha bersama dan sukses bersama.


aku telah gagal

 i have failed.

aku telah gagal. aku seharusnya kuliah di UM jurusan bahasa indonesia atau matematika tahun 2008 kemudian lulus tahun 2012 bersama teman-temanku. tapi kenyataannya aku di tahun 2012 masih kuliah di Unisba Blitar mau semester 5. jurusan ekonomi manajemen. suck!

Daftar Buku

 B. MIPA Penuntun Matematika Matematika Perguruan Tinggi Matematika Dasar Analisis Vektor Kalkulus Persamaan Diferensial Peubah Kompleks Tra...